Tas Branded Puluhan Juta Dengan Tas Ratusan Ribu Apa Bedanya?

Tas Branded

Ngapain beli tas branded mahal-mahal, yang penting kan fungsinya!

Begitulah banyak orang mencibir, boleh-boleh saja sih, apalagi kalau kantong kita memang belum mampu beli tas branded yang harganya jutaan bahkan hingga puluhan juta.

Namun, jika kemudian hari kualitas hidup anda berubah, alias pendapatan makin besar di atas kebutuhan, tidak ada salahnya juga melirik tas branded. Bukan sekedar bagian dari gaya hidup anda melainkan juga memang tas branded berharga jutaan hingga puluhan juta akan sangat berbeda di kualitas, model maupun durability-nya (daya tahan). Beberapa bahkan memiliki garansi dan after sale service bagi pelanggannya.

After sale service ini menjadi salah satu fakto yang membedakan tas mahal dan yang biasa. Ya, untuk tas jutaan dan bahkan yang puluhan juta punya after sales service, sama seperti alat elektronik pada. Yang membuat perbedaan adalah, berapa lama masa berlaku dan kualitas after sales service nya.

Saya akan memberikan beberapa contoh merek, yang saya pakai dan pernah saya klaim untuk kualitas after sales service-nya:

Louis Vuitton – L V

Saya tidak menyangka kalau tas L V Montaigne milik mama saya, yang dibeli di Singapore pada tahun 2014, merupakan tas produksi yang ada cacat produknya. Cacatnya berupa kesalahan formula di lem kulit di bagian tertentu sehingga lemnya menggumpal dan menjadi lengket ketika bersentuhan dengan kulit manusia. Kami pun langsung membawa tas bermasalah tersebut ke butik terdekat, yaitu L V Plaza Indonesia.

Tas branded mahal pun terkadang tidak luput dari kecacatan dan kerusakan. Tas mahal tidak berarti tidak bisa rusak selamanya dan pasti akan bertahan selamanya. Semua akan tergerus pada waktunya. Yang dapat membedakan adalah adanya garansi yang diberikan oleh brand tertentu mengenai daya tahan bahannya yang berkualitas (di luar dari nilai brand tersebut)

Saya ingin memberikan acungan jempol dari semua jempol yang saya miliki kepada L V Plaza Indonesia, dikarenakan kecepatan respon dalam mengakui tentang adanya cacat produk pada tipe tas tersebut (begitu kami memperlihatkan invoicenya) dan memberikan penggantian baru dengan model tas yang sama on-the-spot.

Sebelum diganti, kami diberikan pilihan. Jika model tas, ukuran dan warna yang sama persis tidak tersedia, mereka menawarkan pilihan antara mengganti warna atau mengganti ukuran atau mengganti model tas lain yang harganya sama pada saat itu atau menambah selisih dengan tas lain yang diinginkan. Tentu saja kami pun tidak bersedia untuk mengganti model lain karena mama saya sangat menyukai model tas tersebut.

Baca: 9 Mobil Baru Yang Akan Masuk Ke Indonesia 2020/2021

Penukaran tas dilakukan di tahun 2018, kurang lebih 4 tahun dari tahun pembelian. Untuk harga, silahkan google sendiri dikarenakan harganya sudah terlewat overpriced sekarang. Sudah naik sekitar 7 – 10 % dari harga tahun 2014 dikarenakan kenaikan kurs.

Prada

Untuk Prada, saya agak kecewa dengan kualitas bahan kulit saffiano dan kualitas after sales service nya. Untuk pertama kalinya, tas Prada saya mengalami colour transfer yang tidak wajar (karena tas berwarna muda), dan terlalu cepatnya oksidasi (karatan) di bagian besi metal resleting dan tarikan resleting untuk sebuah tas yang tidak murah. Menurut kami sangat tidak wajar, apalagi kami mempunyai 1 tas Prada lagi yang sudah dibeli agak lama sebelumnya dan kami jadikan perbandingan.

Sayangnya ketika kami klaim tas tersebut di butik Prada Singapore sana (tempat kami membeli), mereka tidak terlalu menanggapi dengan alasan sudah lewat seminggu dari masa garansi setahun. Padahal kami sebelumnya sudah laporan lewat telepon sebulan sebelumnya dengan memberitahukan masalahnya dan juga mengingatkan bahwa kami bukan dari Singapore jadi baru ada jadwal ke Singapore bulan depannya). Kenapa tidak dibawa ke butik Prada di Indonesia? Soalnya tas Prada saya yg bermasalah itu dibeli pada tahun 2012 silam dan butik perdana Prada Indonesia baru dibuka di Jakarta tahun 2015.

Apakah butik Prada di Singapore memberikan after sales service? Ada kok, berupa reparasi resleting dan perawatan warna tapi tidak menjamin warna tas tersebut seperti semula. Tas tersebut harus ditinggal dalam “penanganan” butik Prada Singapore selama kurang lebih 2 bulan dan saya terpaksa datang kembali mengambilnya dengan berat hati karena tahu bahwa tas tersebut sudah tidak utuh seperti semula. Setahun kemudian, resletingnya juga mengalami karatan tapi sudah tidak separah yang sebelumnya.

MCM

Dibandingkan dengan 2 brand sebelumnya, harga produk MCM masih terjangkau (bagi saya). Saya sendiri sudah menggunakan MCM semenjak 2010 dan masih menggunakan tas-tas tersebut hingga sekarang.

Mengenai kualitas after sales service, MCM memberikan garansi selama 1 tahun dari tanggal pembelian untuk bagian-bagian mechanical, seperti resleting, tombol bukaan tas, kancing tas dan lainnya kecuali bahan kulitnya karena bahan kulit akan tergerus seiring pemakaian yang dapat merubah permukaan, tekstur, fleksibilitas dan warna secara alami.

Saya pernah ada masalah dengan tombol kuncian tas MCM dan harus melakukan perbaikan di Singapore. Lumayan lama tapi saya puas banget. Apalagi setelah tahu ternyata tombol kuncian tas saya diganti baru semua! Tapi sangat disayangkan, brand ini tidak memiliki after sales service di Indonesia! Jadi saya harus bawa tas itu sendiri ke Singapura atau titip teman atau saudara yg kebetulan ke sana.

Yang bikin saya kesel, MCM sebenarnya punya cabang Indonesia dan hanya untuk melayani penjualan Duty Free saja. Untuk reparasi saya disuruh langsung ke München, Jerman atau Korea Selatan (tidak menyebut cabang terdekat seperti Singapura atau Malaysia). Jika sudah mendesak, diarahkan ke pusat reparasi tas seperti ke Laba – Laba, Stop & Go atau tempat reparasi tas lainnya (di mana reparasi bisa saja ditolak atau terdapat resiko lainnya seperti tambah rusak).

Sumber Quora: Felicia Jean

Bagikan Artikel Ini:

About the author

Peter White

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2020. IndonesiaLebihBaik.com Allright Reserved.