Indonesia Lebih Baik

Caci maki dan fitnah sama sekali bukanlah argumentasi dan jauh dari akhlak Islami. Perbedaan adalah hal yang fitri, maka upaya penyeragaman adalah perbuatan yang sia-sia...

...with love Gus Mus

1
Sejarah Bisnis Gadai
2
Peluang dan Ancaman Ekonomi Indonesia
3
Memahami Utang dan Investasi Secara Idiot
4
Satu Waktu Indonesia Akan Dikuasai Oleh Taliban
5
Jokowi Marah dan Ancam Reshuffle
6
Usulan Pansus DPR Pembelian Saham Freeport
7
Siapa Sih “Arab” Itu?
8
Komunis, Ateis dan Muslim

Sejarah Bisnis Gadai

Praktik bisnis gadai mulai dikenal pada masa Romawi. Sebagian besar peraturan yang diterapkan dalam bisnis gadai di Eropa berasal dari masa tersebut. Jadi sejarah bisnis gadai dimulai di jaman ini. Bisnis gadai modern mulai dikenal di Inggris pada tahun 1338 Masehi, pada masa kekuasaan William The Conqueror. Bisnis gadai ini berkembang menjadi salah satu sumber pendanaan kerajaan Inggris untuk membiayai perangnya.

Read More

Peluang dan Ancaman Ekonomi Indonesia

“Indonesia tidak akan jatuh ke lubang resesi terlalu dalam hanya karena faktor eksternal. Andaikan AS dan Eropa mengalami resesi ekonomi, Jepang akan jatuh, di ikuti oleh Korea dan Taiwan, kemudian China akan suffering. Sementara Singapore dan Malaysia tahun ini sudah memasuki resesi. Pertumbuhan ekonominya sudah mendekati nol”. Kata saya kepada mitra saya di China. Dia sempat berkerut kening. Dia pikir saya terlalu yakin dengan pemerintah saya. Tetapi dia juga tahu bahwa saya sangat realistis kalau bicara ekonomi. Makanya dia bertanya: Mengapa?

Read More

Memahami Utang dan Investasi Secara Idiot

Penghasilan Pak Dulah sebagai Guru honorer sebulan Rp 800.000. Itu pekerjaannya untuk 3 jam di sekolah SLTP. Dengan penghasilan sebesar itu pak Dulah harus menghidupi biaya rumah tangga dengan satu anak. Pengeluaran sebulan setelah dihitung mencapai Rp 3.000.000. Artinya defisit sebesar Rp 2.200.000. Pengeluaran itu terdiri dari biaya transfortasi sebesar Rp 500.000. Biaya makan Rp 1.000.000. Biaya sewa rumah Rp 700.000. Lantas bagaimana Pak Dulah bisa bertahan hidup dengan biaya lebih besar dari pendapatan tetapnya ?

Read More

Satu Waktu Indonesia Akan Dikuasai Oleh Taliban

Dalam sebuah Webinar yang diselenggarakan Taruna Merah Putih, kebetulan saya didaulat menjadi pembicara..

Dan poin dari pembicaraan itu, saya menyerukan kepada anak-anak muda, kaum terpelajar, untuk jangan diam. Berserulah, kuasai ruang-ruang media sosial tanpa rasa takut, dari narasi-narasi radikalisme yang menyebar disana.

Read More

Jokowi Marah dan Ancam Reshuffle

Pengeluaran Pemerintah merupakan bagian dari kebijakan fiskal yaitu suatu tindakan pemerintah untuk mengatur jalannya perekonomian dengan cara menentukan besarnya penerimaan dan pengeluaran pemerintah setiap tahunnya, yang tercermin dalam dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk nasional dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk daerah atau regional. Tujuan dari kebijakan fiskal ini adalah dalam rangka menstabilkan harga, tingkat output, maupun kesempatan kerja dan memacu atau mendorong pertumbuhan ekonomi.

Read More

Usulan Pansus DPR Pembelian Saham Freeport

Anggota Komisi VII DPR dari fraksi Demokrat, Muhammad Nasir mengatakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Holding Industri Pertambangan (HIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu MIND ID, di ruang rapat Komisi VII DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2020), bahwa pembelian saham Freeport 51 persen perlu dikaji secara lebih mendalam. Untuk itu, ia mendorong Komisi VII DPR untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri jejak pembelian saham Freeport 51 persen.

Read More

Siapa Sih “Arab” Itu?

Banyak orang menyebut kelompok (etnis/suku) dengan karakteristik tertentu sebagai “Arab”. Tetapi sebetulnya dari aspek akademik, kata “Arab” bukan persoalan yang mudah untuk diurai: apa dan siapa mereka itu sebenarnya karena memang sangat rumit jika ditinjau dari sejarah, etimologi kata, maupun ciri-ciri fisik & sosial-budaya. Dengan kata lain, identitas Arab atau ke-arab-an bukan hal mudah dan selalu menjadi ajang kontestasi para sarjana.

Read More

Komunis, Ateis dan Muslim

Hanya orang-orang yang pikun pengetahuan dan rabun wawasan alias “pekok” saja yang menyamakan komunisme dan ateisme. Sebagai sebuah konsep, filosofi, dan sistem, komunisme itu jauh berbeda dengan ateisme. Tidak seperti ateisme yang “mengurusi” masalah agama dan kepercayaan orang, komunisme lebih pada urusan sosial-politik dan ekonomi.

Read More

Copyright © 2020. IndonesiaLebihBaik.com Allright Reserved.