Diet Untuk Menghilangkan Selulit

Menghilangkan Selulit

Seperti apa diet untuk menghilangkan selulit? Selulit disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk menyingkirkan toksin dari sel melalui sistem getah bening dengan efisien. Ketika semua fungsi pada tubuh Anda berjalan dengan baik, toksin-toksin ini bisa hilang secara alami dari sel melalui sistem getah bening dan terbuang dari tubuh melalui urin, kotoran, atau pada kadar yang lebih ringan melalui keringat dan buangan napas.

Namun, semua sistem tubuh Anda terhubung antarsatu sama lain sehingga pembentukan selulit dapat mengindikasikan bahwa ritme alami tubuh Anda tidak mampu membersihkan toksin serta memberi asupan pada sel sebagaimana mestinya.

Membersihkan toksin dari sistem tubuh memenuhi kebutuhan tubuh dari segi fisik, nutrisi, dan hormon. Dengan mengubah pola makan Anda untuk mengurangi makanan yang memicu toksin, Anda bisa merasa lebih energik dan hidup, tampilan luar Anda pun akan menggambarkan betapa sehatnya Anda di dalam.

Ketika membenahi pola makan, fokus pada gandum, buah segar, dan sayur-mayur, serta beralih pada produk organik sebisa mungkin. Semakin sedikit makanan olahan yang Anda konsumsi, semakin sedikit pula toksin pada sistem Anda. Manjakan diri dengan makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan dan sayur-mayur yang berwarna pekat: bluberi, ceri, sitrus, kembang kol, brokoli, tomat, serta kacang polong. Selain memberi asupan pada kulit, makanan-makanan ini juga memerangi radikal bebas—molekul yang terkait dengan kanker dan penuaan dini. Mereka juga membantu Anda untuk menguatkan kelenturan septum. Septum yang elastis membantu menjaga selulit di bawah permukaan kulit.

Menghilangkan Selulit Dengan Mengatur Pola Makan

Berikut ini beberapa panduan pola makan yang dapat Anda ikuti untuk memulai proses penyembuhan getah bening dan sistem pernapasan pada tubuh Anda untuk menghilangkan selulit, sekaligus membuat Anda merasa lebih enak dan menikmati kesehatan yang membaik.

Sebisa mungkin hindari gula karena gula mengganggu metabolisme tubuh terhadap vitamin C, yang merupakan bagian integral dalam mengembalikan struktur kulit serta pembentukan kolagen dan elastin.

Ketika Anda makan, tubuh Anda mengolah makanan serta membagi nutrisi pentingnya ke seluruh tubuh. Pola makan yang terdiri atas berbagai jenis makanan rendah lemak, rendah karbohidrat, serta nutrisi tinggi yang dibarengi olahraga rutin akan meningkatkan metabolisme alami tubuh sehingga sistem getah bening dan peredaran darah dapat kembali ke fungsi optimalnya. Ketika itu terjadi, kelenturan alami kulit Anda akan kembali dan selulit pun akan hilang.

Sistem pencernaan tubuh Anda memproses protein lebih efektif daripada karbohidrat. Pola makan kaya protein membuat Anda membakar lemak dengan lebih cepat, tapi tidak semua protein sama. Beberapa protein memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dan bisa menyebabkan Anda untuk menambah lemak subkuitis daripada menghilangkan lemak yang sebelumnya sudah ada. Jika Anda tinggal di tengah-tengah iklim yang dingin, ini mungkin bagus. Tapi jika Anda ingin menurunkan kadar toksin dan meningkatkan kelenturan kulit, protein rendah lemak lebih baik daripada yang kaya lemak.

Protein yang kaya lemak termasuk daging sapi dan babi. Cara terbaik adalah dengan menghindari protein-protein ini sebisa mungkin, dan kalaupun Anda harus makan babi dan sapi, pastikan Anda hanya makan potongan yang rendah lemak seperti tenderloin, yang lemaknya paling sedikit dan rasanya paling enak. Hindari potongan yang lemaknya banyak seperti iga dan daging.

Ayam dan kalkun biasanya mengandung lebih sedikit lemak daripada daging sapi dan babi, tapi potongan-potongan seperti kaki dan paha mengandung lebih banyak lemak daripada bagian dada. Untuk rendah lemak yang terbaik dan kaya protein, pilihlah dada ayam tanpa tulang dan tanpa kulit atau kalkun yang diberi label 99% bebas lemak. Pastikan Anda memotong lemak apa pun yang tampak pada permukaan daging sebelum memasaknya. Daging domba dan daging rusa juga lebih rendah lemak daripada daging sapi dan daging babi. Tapi sekali lagi, kalau bisa sebaiknya makan bagian tenderloinnya saja.

Hindari daging olahan seperti sosis, daging asap, hotdog, dan baloney. Semua itu biasanya diberi zat tambahan dan pengawet yang mengandung toksin dan dapat terperangkap pada sel dalam tubuh.

Tuna terdiri atas hampir 100% protein dan nyaris tanpa lemak. Tuna merupakan bagian terpenting dari pola makan orang-orang yang ingin mengurangi lemak subkuitis. Namun, jangan terlalu banyak makan tuna juga karena tuna mengandung sedikit merkuri, yaitu toksin yang terbentuk secara alami.

Meskipun semua sayuran mengandung asupan vitamin alami dan mineral yang banyak, beberapa jenis sayuran tertentu memiliki manfaat yang bisa membantu Anda menyingkirkan lemak perut lebih cepat. Contohnya, wortel kaya akan vitamin C dan betakaroten, nutrisi penting untuk membangun otot dan membakar lemak.

Sayuran dedaunan hijau pekat juga mengandung zat besi tinggi, penting untuk menyehatkan aliran darah yang dibutuhkan sistem peredaran darah. Zat besi juga memberi asupan dan kekuatan pada tubuh Anda. Bayam, kol, dan bit bisa ditambahkan pada salad, ditumis dengan sedikit cairan dan dijadikan sampingan hidangan utama, atau ditambahkan pada smoothies untuk menambah rasa dan nutrisi.

Sayuran lain seperti brokoli, kubis, dan kembang kol penuh akan kandungan nutrisi. Mereka juga mengandung antioksidan yang meningkatkan sistem imun tubuh sehingga toksin dapat dibuang dengan lebih efisien. Brokoli dan kubis terutama lebih lezat jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setelah direbus.

Selain lezat, selada dan rempah-rempah juga kaya akan vitamin yang membantu operasional sistem getah bening sesuai fungsinya. Anda bisa mencampurkan berbagai jenis selada untuk membuat salad yang sehat dan menambahkan dressing rendah lemak di atasnya. Hindari sayuran pre-mixed karena biasanya mereka diberi semprotan pengawet agar segar lebih lama. Selada Iceberg, meskipun bebas lemak dan mengenyangkan, sebenarnya didominasi oleh kandungan air dan hanya memiliki sedikit nilai gizi. Sebaiknya pilihnya selada yang kaya vitamin seperti Escarole, Romaine, Bibb, Green Leaf, dan Red Leaf.

Kacang hijau dan timun Jepang merupakan makanan sampingan yang tergolong murah dan rendah kalori yang bisa dipadankan dengan makanan apa saja. Tidak butuh waktu lama untuk memasaknya, terutama jika direbus. Tambahkan minyak zaitun extra-virgin dan bubuhkan garam dan lada secukupnya, hidangan pun siap disantap.

Isilah kekurangan nutrisi dengan multivitamin atau mineral kompleks. Suplemen yang baik harus mengangung vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin C. Vitamin dan mineral merupakan zat yang terbentuk secara alami, yang tubuh butuhkan untuk menjaga fungsinya.

Untuk memastikan bahwa Anda menerima asupan harian yang memadai dari zat pembangun ini, Anda bisa membantu pola makan Anda dengan pil atau vitamin dan mineral, atau kombinasi vitamin dan mineral yang disebut multivitamin.

Secara umum, vitamin dan mineral apa pun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan dikeluarkan melalui urin. Dengan kata lain, mereka bisa menyediakan nutrisi tambahan dan selebihnya tidak berbahaya.

Namun, jika Anda mengonsumsi vitamin dan mineral dalam jumlah yang banyak, Anda bisa mengalami keracunan, yang mana merupakan reaksi natural terhadap kelebihan nutrisi. Tapi jumlah vitamin atau mineral tertentu yang menyebabkan keracunan biasanya sangat tinggi, lebih tinggi dari yang dapat Anda cerna dengan mengonsumsi vitamin dan mineral dalam dosis berlebih dari yang dianjurkan.

Suplemen kimiawi merupakan komponen utama yang didesain untuk melakukan fungsi tertentu, seperti membakar lemak lebih cepat, meningkatkan metabolisme tubuh, atau memberi energi lebih, Umumnya mereka kurang efektif dan terkadang bahkan berbahaya. Banyak yang mengandung kafein berlebih, zat yang sama yang dapat ditemukan pada kopi dan soda, dapat meningkatkan detak jantung Anda, membuat Anda berkeringat lebih banyak, membuat Anda waswas, bahkan sembelit.

Peringatan: beberapa orang yang ingin terburu-buru untuk menurunkan berat badan kerap kali bergantung pada pil diet. Janji palsu yang diumbar oleh penjual produk ini sering kali membuatnya tampak seperti alternatif yang menarik untuk metode diet dan menguruskan badan. Tapi nyatanya, pil diet bisa berbahaya dan sering mengarah pada kondisi serius seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskuler.

Mayoritas pil diet yang berbahaya sudah ditarik dari peredaran oleh BPOM, tapi versi tiruannya kadang muncul dan pil-pil yang dilarang masih dapat ditemukan di black market.

Bahkan pil diet terbaik sekalipun mengandung banyak kafein yang memang akan menekan nafsu makan, tapi juga akan meningkatkan detak jantung dan dapat menyebabkan masalah fisik yang serius, terutama terhadap orang-orang yang memang sudah rentan terhadap masalah jantung.

Pada kasus terburuk, pil diet seperti Phen Fen—obat antiobesitas yang dulu ramai di pasaran dan kemudian ditarik—dapat menyebabkan hipertensi yang berpotensi fatal serta masalah katup jantung. Tapi tetap saja, versi pengganti dari obat ini sering kali dijual, terutama di internet.

Ketika saya masih muda, saya masuk dalam jebakan pil diet. Dulu pil diet lebih diterima oleh massa karena orang-orang belum menyadari bahayanya. Tapi kini, saya mengerti betapa berbahayanya pil-pil tersebut, jadi saya sangat menghindarinya. Saya juga mengurangi minuman berenergi yang membuat kita terjaga selama lima jam karena pada prinsipnya cara mereka beroperasi sama saja. Meskipun belum banyak studi tentang bahayanya minuman-minuman ini, jika sejarah merupakan patokan, tak lama lagi studi itu pasti akan ada.

Intinya, tidak ada jalur pintas ataupun pil ajaib untuk menuntaskan pekerjaan Anda dalam waktu singkat. Jika Anda berkomitmen untuk menyingkirkan selulit secara permanen, Anda harus siap melakukan pekerjaan yang dibutuhkan untuk mencapainya.

Lihat Daftar Isi Defeat Selulit
Artikel sebelumnya: Selulit dan Genetis
Artikel selanjutnya: Menghilangkan Selulit Dengan Mengendalikan Kalori

Bagikan Artikel Ini:

About the author

Adela Haque

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2020. IndonesiaLebihBaik.com Allright Reserved.