Dara Nasution: Putri Siantar Yang Melenggang Ke Oxford

Dara Nasution

Dara Adinda Nasution, si putri Pematang Siantar, hari ini (04/08/2020) ulang tahun ke 25! Selamat ya Dara !

Mudah-mudahan Dara tidak keberatan saya menulis postingan khusus ini.

Dara Nasution adalah salah satu mahasiswa saya yang sangat membanggakan. Saya tentu bangga dengan mahasiswa-mahasiswi saya yang lain.

Tapi dia jadi punya tempat khusus di hati saya karena saya bisa melihat langsung bagaimana dia ‘menjadi’.

Dara adalah lulusan terbaik Universitas Indonesia di tahun kelulusannya beberapa tahun lalu (2017?). Dia yang mewakili seluruh mahasiwa UI – dengan pidatonya yang keren tentang tanggung jawab mahasiswa UI bagi rakyat Indoensia — di acara wisuda.

Dia adalah mahasiswi Komunikasi yang ikut kelas saya dan kelas istri saya di UI. Begitu dia lulus, saya beruntung merekrutnya untuk bergabung di Saiful Mujani Research and Consulting.

Saat bekerja bersama itu, saya melihat bagaimana dia adalah anak muda produktif, pintar, kreatif

Dia kemudian dilirik oleh Partai Solidaritas Indonesia, partai anak muda yang sangat saya kagumi, untuk menjadi salah seorang caleg.

Tanpa takut dia bergabung dan saya melihat bagaimana dia bekerja keras berkampanye untuk menang di daerah pemilihannya di Sumatra Utara.

Dia blusukan beneran.

Saya kagum dengan komitmen dia untuk membangun politik yang sehat, mengharamkan suap, bertemu langsung dengan rakyat dan bercita-cita untuk membangun daerahnya yang tertinggal. Karena kecerdasannya, dia kemudian menjadi salah seorang kader PSI yang sering muncul di media.

Dan dia selalu hadir, bahkan berhadapan dengan para politisi senior – di berbagai televisi nasional – dengan sangat percaya diri, cerdas dan kritis.

Dia tidak lolos ke Senayan. Tapi Tuhan punya rencana lain.

Tidak kecewa dengan kegagalannya menjadi anggota legislatif, dia memilih melanjutkan sekolah. Dia melamar ke tiga dari 10 Universitas terbaik di dunia: Oxford, Cambridge, dan London School of Economics

Dia diterima di ketiga universitas itu!

Soal biaya, permohonan beasiswanya ke LPDP ditolak. Tapi dia justru mendapat beasiswa dari sebuah donor asing independen yang memang membantu lulusan-lulusan terbaik di dunia.

Baca juga:
Persepsi Anda

Di sepanjang proses, saya dan istri saya membantunya, memberi masukan bagi proposalnya, memberi surat rekomendasi dan menguatkan tekadnya

Tapi semua pencapaiannya tentu tercapai karena kegemilangannya sendiri. Bulan depan Dara sudah akan berangkat untuk kuliah di Oxford!

Kami bahagia dan mendoakan yang terbaik baginya.

Oh ya, barangkali kalau dia ditanya apa yang menjadi modal utama semua pencapaiannya itu; dia mungkin akan menjawab: membaca!

Saya ingat, dia bercerita bagaimana di masa kecilnya di Pematang Siantar dia sering dianggap anak bawang, sehingga sering hanya bisa menonton di pinggir ketika anak-anak lain riuh bermain.

Di saat itulah dia memilih membaca, karena orangtuanya pun senang membelikan buku-buku cerita sebagai hadiah bagi anak-anaknya.

Kebiasaan membaca itulah yang menyebabkan dia menjadi anak pintar dan berprestasi.

Dan kini, pada usia 25 tahun, dia terus membaca dan dia akan berangkat ke Inggris.

Selamat Ulang Tahun Dara! Selamat terbang!

Wish you only beautiful things, Dara, only beautiful things.

Sumber: Facebook Ade Armando

Bagikan Artikel Ini:

About the author

Peter White

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Copyright © 2020. IndonesiaLebihBaik.com Allright Reserved.